Kode QR adalah hal yang sangat berguna. Kode ini dapat digunakan untuk menyediakan informasi secara digital di tempat-tempat yang tidak memiliki akses internet. Kode ini juga dapat membantu menghemat ruang teks dengan menyimpan semua informasi di dalam kode kecil.
Mereka menggantikan barcode dengan cukup cepat karena fleksibilitasnya yang lebih baik. Hari ini, kita akan mempelajari bagaimana mereka digunakan pada kemasan produk.
Seperti yang Anda ketahui, kemasan perlu memuat berbagai informasi seperti siapa produsennya, kapan diproduksi, dan tanggal kedaluwarsa. Untuk produk makanan, daftarnya bahkan lebih panjang, karena mencakup kalori, semua bahan kimia yang digunakan, dan berbagai simbol kepatuhan.
Namun itu hanyalah beberapa contoh. Pada kenyataannya, kode QR dapat menyampaikan informasi yang jauh lebih banyak daripada ini. Itulah mengapa kode QR sangat cocok untuk digunakan pada kemasan.
Mari kita lihat apa saja yang dapat dilakukan kode QR pada kemasan.
1. Tampilkan detail dan spesifikasi produk selengkapnya.
Seperti yang Anda ketahui, semua produk harus mencantumkan spesifikasi dan detail lengkapnya pada kemasan. Hal ini diperlukan agar pelanggan dapat melihat apa yang mereka dapatkan dan apakah produk tersebut memiliki apa yang mereka butuhkan.
Sebagai contoh, jika seseorang mencari keyboard dengan tombol mekanis yang mudah ditekan, orang tersebut akan mencentang kotak untuk melihat “gaya tekan” yang dibutuhkan untuk menekan tombol tersebut. Jika informasi itu tidak diberikan, maka pelanggan akan bingung harus berbuat apa.
Jadi, spesifikasi itu penting, tetapi spesifikasi tersebut bisa terlalu banyak untuk dicantumkan semuanya di bagian belakang kotak. Di situlah kode QR berperan. Kode QR hanya membutuhkan sedikit ruang, tetapi dapat menyimpan hingga 3KB teks.
Anda dapat dengan mudah mencantumkan semua spesifikasi dalam ukuran tersebut. Jadi, pelanggan cukup memindai kode QR untuk mendapatkan detail lebih lanjut tentang produk dari kemasannya.
2. Cantumkan bahan-bahan, alergen, dan informasi nutrisi.
Produk obat-obatan dan makanan seringkali mencantumkan daftar bahan-bahan, informasi nutrisi, efek samping, serta tanggal pembuatan dan kedaluwarsa, dan lain sebagainya, secara lengkap.
Untuk obat-obatan, ini cukup sulit karena kemasannya sangat kecil dan perlu mencantumkan begitu banyak informasi sehingga ukuran teksnya hampir tidak mungkin dibaca.
Kode QR dapat mengatasi masalah itu. Cukup buat file teks dengan semua informasi, buka internet, dan klik di sana.Pembuat kode QR Pilih “teks”, lalu unggah atau salin file yang telah Anda buat. Kemudian Anda akan mendapatkan kode QR yang dapat ditempatkan pada paket.
Jadi, itu adalah metode gratis untuk membuat kode QR guna menampilkan informasi.
3. Sediakan petunjuk penggunaan, panduan pengaturan, dan manual.
Kode QR pada kemasan produk dapat terhubung ke manual digital (pada halaman web atau PDF yang dihosting). Ini juga dapat mencakup panduan video dan dokumentasi teknis.
Hal ini bermanfaat karena menghilangkan kebutuhan akan manual tercetak, yang juga lebih ramah lingkungan.
Dan mungkin lebih banyak orang akan membaca manual jika mereka harus memindai kode QR terlebih dahulu karena itu interaktif dan biasanya itu merupakan motivasi yang baik.
Kode QR digunakan dengan cara ini untuk kemasan peralatan elektronik, karena kemasan tersebut memiliki manual yang lengkap yang dirancang untuk mengajari pelanggan cara menggunakannya.
4. Bagikan informasi tentang daur ulang dan keberlanjutan.
Sebagian besar produk memiliki informasi tentang apakah produk tersebut dibuat dengan bahan daur ulang dan praktik berkelanjutan. Hal ini semakin relevan saat ini di mana ramah lingkungan hampir menjadi keharusan bagi sebuah perusahaan untuk sukses.
Kode QR dapat dengan mudah memberikan informasi lengkap tersebut hanya pada kemasan produk. Alih-alih menumpuk berbagai jenis stiker dan simbol, satu kode QR dapat menggantikan semuanya.
5. Tampilkan sertifikasi dan pemberitahuan peraturan.
Sama seperti rambu daur ulang dan ikon keberlanjutan, sertifikasi dan pemberitahuan peraturan juga dapat digantikan oleh kode QR.
6. Lacak asal produk, nomor batch, dan detail produksi.
Di sinilah kode QR mulai memasuki wilayah kode batang. Kode batang digunakan untuk melacak asal produk, batch produksinya, dan detail lainnya.
Namun, cara-cara tersebut cukup terbatas dan mereka harus menggunakan kode untuk menyampaikan informasi.
Kode QR dapat menyajikan informasi yang sama dengan jauh lebih rinci. Pelanggan yang tertarik dengan produk tersebut cukup pindai kode QR menggunakan kamera ponsel pintar atau alat pemindai kode QR daring untuk mendapatkan seluruh informasi secara instan.
7. Verifikasi keaslian dan perangi pemalsuan.
Kode QR dapat berfungsi sebagai tanda keaslian. Produk dapat disalin dan dipalsukan; itu bukan kenyataan baru. Tetapi produk palsu juga lebih mudah dideteksi.
Perusahaan dapat menyediakan kode QR unik untuk setiap produk. Memindai kode tersebut dapat mengungkapkan detail yang memverifikasi keaslian produk.
Ini sangat bagus bagi merek karena mereka dapat melindungi produk dan keuntungan mereka.
8. Mengurus garansi dan pendaftaran produk.
Kode QR dapat menggantikan kartu garansi di dalam kemasan. Alih-alih mengisi kartu garansi secara manual, pengguna dapat memindai kode QR yang mengarah ke kartu garansi digital dengan sebagian besar detail yang sudah terisi (seperti nama produk).
Hal yang sama berlaku untuk pendaftaran (jika produk tersebut mendukungnya).
9. Menjalankan kampanye pemasaran, promosi, dan pemberian hadiah.
Kode QR bisa sangat berguna untuk menjalankan kampanye pemasaran. Misalnya, menempatkannya pada kemasan dan menambahkan ajakan bertindak (CTA) di sampingnya yang menjanjikan insentif untuk pemindaian dapat secara dramatis meningkatkan kinerja kampanye dalam hal keterlibatan.
Hal ini dapat membuat lebih banyak orang mengunjungi halaman arahan Anda, dan mereka mendapatkan sesuatu seperti diskon kecil atau bonus loyalitas sebagai tambahan. Ini menguntungkan kedua belah pihak.
10. Hubungi dukungan pelanggan dan FAQ
Kode QR pada kemasan juga dapat berfungsi sebagai metode cepat dan praktis untuk menghubungkan pelanggan ke saluran dukungan dan FAQ.
Alih-alih mencari nomor telepon atau email perusahaan secara online, pelanggan dapat dengan cepat memindai kode QR pada kemasan dan langsung menuju saluran yang relevan.
11. Berikan data pemindaian kepada merek tentang di mana, kapan, dan bagaimana orang berinteraksi.
Ini mungkin alasan terbesar mengapa kode QR menjadi sangat populer. Tidak seperti jenis interaksi lainnya, kode QR dinamis dapat dilacak dengan relatif mudah.
Hal ini memberikan data kepada merek tentang berapa banyak pemindaian yang mereka dapatkan dari wilayah tertentu dan pada waktu berapa. Jenis data ini berguna untuk memberikan informasi bagi kampanye di masa mendatang.
Kesimpulan
Jadi, itulah beberapa cara bermanfaat untuk menggunakan kode QR pada kemasan produk.
Perlu diingat bahwa tidak semua penggunaan ini harus relevan sekaligus; misalnya, Anda hanya dapat menyediakan kode untuk manual atau hanya kode untuk spesifikasi.
Fungsi mana yang Anda gunakan untuk kode tersebut bergantung pada kebutuhan spesifik Anda dan juga kebutuhan pelanggan Anda.

