FruityLOGIC Design
Web Design Surabaya
  • Design Kemasan Surabaya
  • Buat Web Design Jakarta
  • Jasa Branding Surabaya


Hasil Pencarian Tags

sardines

  1. Logo Design Nison Indonesia

    Seiring dengan perkembangan jaman, mengolah makanan tidak menjadi hal yang menyita waktu dan tenaga karena telah hadir makanan kaleng yang praktis dan higenis. Makanan kaleng banyak digemari oleh masyarakat karena praktis dan sangat mudah dalam menyajikannya. Kaleng dipilih untuk kemasan makanan karena sifatnya kedap udara dan tidak mudah pecah sehingga makanan kaleng menjadi steril, tidak mudah rusak dan awet.

  2. Brochure Design Nison Sarden Dalam Kaleng Fresh Thinking

    Makanan cepat saji bukan berarti tidak memiliki kandungan gizi. Ikan segar kemasan kaleng merupakan olahan dari ikan segar yang sudah diberi bumbu. Biasanya dari jenis ikan tuna, ikan sarden dan ikan kembung. Jenis ikan tersebut mempunyai banyak kandungan vitamin yang baik untuk kesehatan tubuh. Sangat menguntungkan bukan? Ikan segar kemasan kaleng ini dapat disajikan dalam berbagai kreasi tergantung selera. Biasanya disajikan langsung sebagai saus, atau juga dimasak kembali dengan sedikit tambahan bumbu sesuai selera. Penyajian yang cepat ditambah gizi yang lengkap.

  3. Packaging Design Papa Chefs Seri Marocco

    Dewasa ini dinilai perlu untuk lebih memperhatikan pola makan terlebih jenis makanan yang dikonsumsi. Karena banyaknya makanan dipasaran yang dinilai sudah tidak sehat lagi akrena mengandung bahan kimia yang berbahaya. Ikan sarden adalah pilihan yang tepat untuk kesehatan tubuh. Ikan sarden memiliki kandungan protein yang tinggi dan vitamin lainnya. Dengan kemajuan teknologi, ikan sarden diolah dan dikemasan dalam bentuk kaleng namun kandungan gizinya tetap terjaga karena diolah secara higenis.

  4. Packaging Design Nison Tuna

    Dewasa ini kebanyakan orang menginginkan segala sesuatunya lebih praktis termasuk dalam hal makanan. Makanan kaleng salah satu yang dinilai praktis karena hanya dimasak dengan menambahkan sedikit bumbu saja, makanan sudah siap disajikan. Tidak memerlukan proses dari awal seperti membersihkan atau memotongnya dan lain-lain. Ikan tuna adalah salah satu ikan segar yang paling sering dipasarkan dalam kemasan kaleng. Walaupun sudah mengalami proses olahan, tidak mengakibatkan hilangnya kandungan vitamin. Ikan tuna mengandung banyak vitamin seperti kalori, protein, karbohidrat, lemak dan mineral. Dan mempunyai banyak manfaat seperti sumber protein tubuh, baik untuk kesehatan jantung, mencegah stroke, sistem imunitas tubuh, mencegah kanker dan masih banyak lagi.

  5. Packaging Design Sardines Mackarel Papa Chefs

    Ikan merupakan salah satu hasil perairan yang banyak dimanfaatkan oleh manusia karena beberapa kelebihannya, antara lain merupakan sumber protein hewani yang sangat potensial karena pada daging ikan dapat dijumpai senyawa yang sangat penting bagi manusia yaitu karbohidrat, lemak, protein, garam-garam mineral dan vitamin. Kandungan zat-zat gizi tersebut menyebabkan ikan sangat diminati oleh masyarakat sehingga kebutuhan ikan semakin meningkat dengan berjalannya waktu. Di pasaran, ikan tidak hanya ditemukan dalam keadaan segar tetapi juga ditemukan dalam bentuk kemasan, baik dalam bentuk kaleng maupun plastik, hal ini akan memberikan kemudahan bagi para konsumen dalam pengolahannya. Salah satu produk industri ikan yang banyak ditemukan di pasaran adalah ikan kaleng (Sardines) kemasan. Ikan yang digunakan untuk produk ikan kaleng (Sardines) kemasan ini ada bermacam-macam antara lain ikan Sarden, ikan Tuna, ikan Kembung, ikan Kakap dan ikan Salam.

    Lemak merupakan salah satu komponen yang menyebabkan rasa enak. Ikan yang cocok diolah dengan pengalengan adalah ikan yang memiliki kadar lemak tinggi yaitu 10-15%. Produk industri ikan (Sardines) mempunyai limit waktu tertentu untuk dapat dikonsumsi, jika melebihi limit waktu yang telah ditentukan bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak sehingga makanan tersebut tidak layak lagi dikonsumsi karena telah mengandung banyak bakteri yang dapat membahayakan bagi konsumen. Makanan yang dikemas mempunyai limit waktu tertentu,jika limit waktu yang telah ditentukan sudah habis (expire) maka makanan tersebut tidak layak lagi dikonsumsi, hal ini disebabkan bahan makanan dapat digunakan sebagai media tumbuh mikroorganisme.

    Sarden adalah jenis ikan yang paling umum dikonsumsi manusia, merupakan ikan berminyak berukuran relatif kecil. Istilah sarden diambil dari nama pulau di Mediterania, yaitu pulau Sardinia di mana ikan sarden pernah terdapat dalam jumlah besar. Ikan sarden kaya vitamin dan mineral. Satu sajian ikan sarden sudah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan vitamin B, 25 persen niasin, dan 150% kebutuhan vitamin B12. Sarden juga kaya akan mineral fosfor, kalsium, natrium, besi, dan selenium karena sarden dapat dimakan sampai ke tulangnya. Selain itu, sarden merupakan sumber alami asam lemak omega-3 yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ikan sarden juga merupakan sumber vitamin D, kalsium, dan protein yang baik. Ikan sarden tidak berada dalam tingkatan trofik rantai makanan yang tinggi sehingga rendah kontaminan dibandingkan ikan lainnya seperti ikan tuna.

    Di berbagai negara, ikan sarden diperjualbelikan dalam kemasan kaleng. Di pabrik pengalengan ikan, ikan sarden yang telah ditangkap kapal penangkap ikan dicuci di pabrik, kemudian kepalanya dibuang, dan ikan dimasak. Sarden dimasak dengan minyak panas maupun dipanaskan di dalam kaleng dengan uap panas. Setelah itu, ikan yang telah berada di dalam kaleng direndam dalam campuran minyak yang mengandung bumbu. Sarden kaleng yang dikatakan berkualitas tidak memiliki kepala dan insang. berbagai tempat, isi perut ikan juga dibuang sebelum dikalengkan, umumnya dilakukan terhadap jenis sarden berukuran besar.

    Ikan sarden merupakan ikan yang terkenal akan kandungan proteinnya serta menjadi menu pilihan serta kini sudah tersedia dalam bentuk kaleng yang praktis serta mempunyai rasa yang lezat. Ikan sarden mempunyai berbagai macam manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh kita. Ikan sarden ini sebetulnya mempunyai 12 spesies yang sama-sama dapat digolongkan pada kategori ikan sarden, cuma saja sebab bentuknya yang satu sama lain memang menyerupai, kedua belas spesies tersebut pada umumnya di sebut ikan sarden.

  6. Packaging Design Nison Sardines & Mackarel

    Sarden umumnya dikenal sebagai ikan kaleng, dan memang banyak dipasarkan sebagai ikan sarden kalengan. Begitu banyak kandungan gizi nya sehingga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Sebagaimana sarden, mackarel juga sering dipasarkan dalam kemasan kaleng.

    Ikan merupakan salah satu hasil perairan yang banyak dimanfaatkan oleh manusia karena beberapa kelebihannya, antara lain merupakan sumber protein hewani yang sangat potensial karena pada daging ikan dapat dijumpai senyawa yang sangat penting bagi manusia yaitu karbohidrat, lemak, protein, garam-garam mineral dan vitamin. Kandungan zat-zat gizi tersebut menyebabkan ikan sangat diminati oleh masyarakat sehingga kebutuhan ikan semakin meningkat dengan berjalannya waktu. Di pasaran, ikan tidak hanya ditemukan dalam keadaan segar tetapi juga ditemukan dalam bentuk kemasan, baik dalam bentuk kaleng maupun plastik, hal ini akan memberikan kemudahan bagi para konsumen dalam pengolahannya. Salah satu produk industri ikan yang banyak ditemukan di pasaran adalah ikan kaleng (Sardines) kemasan. Ikan yang digunakan untuk produk ikan kaleng (Sardines) kemasan ini ada bermacam-macam antara lain ikan Sarden, ikan Tuna, ikan Kembung, ikan Kakap dan ikan Salam.

    Lemak merupakan salah satu komponen yang menyebabkan rasa enak. Ikan yang cocok diolah dengan pengalengan adalah ikan yang memiliki kadar lemak tinggi yaitu 10-15%. Produk industri ikan (Sardines) mempunyai limit waktu tertentu untuk dapat dikonsumsi, jika melebihi limit waktu yang telah ditentukan bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak sehingga makanan tersebut tidak layak lagi dikonsumsi karena telah mengandung banyak bakteri yang dapat membahayakan bagi konsumen. Makanan yang dikemas mempunyai limit waktu tertentu,jika limit waktu yang telah ditentukan sudah habis (expire) maka makanan tersebut tidak layak lagi dikonsumsi, hal ini disebabkan bahan makanan dapat digunakan sebagai media tumbuh mikroorganisme.

    Sarden adalah jenis ikan yang paling umum dikonsumsi manusia, merupakan ikan berminyak berukuran relatif kecil. Istilah sarden diambil dari nama pulau di Mediterania, yaitu pulau Sardinia di mana ikan sarden pernah terdapat dalam jumlah besar. Ikan sarden kaya vitamin dan mineral. Satu sajian ikan sarden sudah dapat memenuhi 13 persen kebutuhan vitamin B, 25 persen niasin, dan 150% kebutuhan vitamin B12. Sarden juga kaya akan mineral fosfor, kalsium, natrium, besi, dan selenium karena sarden dapat dimakan sampai ke tulangnya. Selain itu, sarden merupakan sumber alami asam lemak omega-3 yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Ikan sarden juga merupakan sumber vitamin D, kalsium, dan protein yang baik. Ikan sarden tidak berada dalam tingkatan trofik rantai makanan yang tinggi sehingga rendah kontaminan dibandingkan ikan lainnya seperti ikan tuna.


    Di berbagai negara, ikan sarden diperjual belikan dalam kemasan kaleng. Di pabrik pengalengan ikan, ikan sarden yang telah ditangkap kapal penangkap ikan dicuci di pabrik, kemudian kepalanya dibuang, dan ikan dimasak. Sarden dimasak dengan minyak panas maupun dipanaskan di dalam kaleng dengan uap panas. Setelah itu, ikan yang telah berada di dalam kaleng direndam dalam campuran minyak yang mengandung bumbu. Sarden kaleng yang dikatakan berkualitas tidak memiliki kepala dan insang. berbagai tempat, isi perut ikan juga dibuang sebelum dikalengkan, umumnya dilakukan terhadap jenis sarden berukuran besar.